Hasil Akhir Pertandingan Dewa United vs Arema FC. Pertandingan pekan ke-18 BRI Super League 2025/2026 antara Dewa United dan Arema FC berlangsung sengit di Stadion Internasional Banten pada Senin malam, 26 Januari 2026, dan berakhir dengan kemenangan meyakinkan 2-0 untuk tuan rumah Dewa United. Kemenangan ini melanjutkan tren positif Banten Warriors yang sedang naik daun, sementara Arema FC harus menelan kekecewaan ketiga beruntun musim ini. Gol cepat di babak pertama dan penyelesaian klinis Alex Martins menjadi kunci utama, membuat laga ini jadi salah satu pertandingan paling menarik di pekan tersebut dengan aksi serangan balik dan pertahanan solid dari kedua tim. REVIEW FILM
Jalannya Pertandingan di Babak Pertama: Hasil Akhir Pertandingan Dewa United vs Arema FC
Dewa United langsung tampil agresif sejak peluit awal, memanfaatkan dukungan suporter tuan rumah yang memenuhi tribun. Hanya dalam menit ke-4, pelanggaran Johan Ahmat Farizi terhadap Alexis Messidoro di kotak penalti membuahkan penalti yang dieksekusi dingin oleh Alex Martins, membuka skor 1-0. Gol cepat ini membuat Arema FC terkejut dan terpaksa bermain lebih bertahan, meski mereka sempat membalas dengan serangan balik lewat Gustavo Franca dan Arkhan Fikri. Namun, pertahanan Dewa United yang dipimpin Rizdjar Nurviat dan Brian Fatari tampil kompak, memotong umpan-umpan lawan di lini tengah. Arema menciptakan peluang emas di menit ke-15 melalui tembakan Gabriel Silva yang membentur tiang gawang, tapi Sonny Stevens di gawang Dewa United sigap menepis ancaman lainnya. Dewa United tidak tinggal diam, dengan Taisei Marukawa dan Ricky Kambuaya yang rajin mengirim bola ke kotak penalti, meski belum berbuah gol tambahan. Babak pertama ditutup dengan skor 1-0, di mana Dewa United unggul penguasaan bola 58 persen dan Arema terlihat kesulitan membangun serangan dari belakang.
Dominasi Dewa United di Babak Kedua: Hasil Akhir Pertandingan Dewa United vs Arema FC
Babak kedua dimulai dengan Arema FC yang mencoba bangkit melalui tekanan tinggi, tapi Dewa United justru menambah keunggulan di menit ke-43 melalui gol kedua Alex Martins. Menerima umpan matang dari Messidoro, striker Brasil itu melepaskan sepakan jarak dekat yang tak bisa dijangkau kiper Lucas Frigeri, membuat skor menjadi 2-0 saat turun minum. Setelah restart, Arema mengerahkan serangan total dengan memasukkan pemain pengganti seperti Valdeci dan Dalberto, yang sempat mengancam di menit ke-61 melalui tembakan keras dari luar kotak penalti. Namun, Stevens lagi-lagi menunjukkan kelasnya dengan penyelamatan gemilang. Dewa United mengendalikan tempo dengan serangan balik cepat lewat Egy Maulana Vikri dan Stefano Lilipaly, yang hampir mencetak gol ketiga di injury time babak kedua. Arema terlihat frustrasi dengan penyelesaian akhir yang buruk, sementara pertahanan Dewa United tetap solid tanpa kebobolan. Skor 2-0 bertahan hingga peluit akhir, menunjukkan efisiensi Dewa United dalam memanfaatkan peluang minim tapi berkualitas.
Performa Pemain Kunci dan Statistik Pertandingan
Alex Martins menjadi bintang laga dengan brace-nya, mencetak dua gol dari tiga peluang emas dan menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Arema. Alexis Messidoro juga patut dipuji dengan dua assist dan visi passing yang tajam di lini tengah, sementara Rizdjar Nurviat memenangkan hampir semua duel udara di belakang. Untuk Arema FC, Arkhan Fikri dan Gustavo Franca menciptakan banyak peluang tapi penyelesaian akhir kurang klinis, dengan kiper Frigeri yang sering diselamatkan oleh Julian Guevara di lini belakang. Statistik menunjukkan Dewa United unggul penguasaan bola 55 persen, tembakan ke gawang 12 banding 8, dan corner kick 6 banding 4. Arema FC mendominasi duel fisik dengan 58 persen, tapi gagal memanfaatkannya menjadi gol. Pertandingan ini juga bebas kartu merah, tapi ada dua kartu kuning untuk Arema karena pelanggaran kasar di tengah.
Kesimpulan
Kemenangan 2-0 Dewa United atas Arema FC menjadi bukti tren positif Banten Warriors yang kini naik ke peringkat 10 klasemen dengan 23 poan dari 18 laga, sementara Arema turun ke posisi 11 dengan 21 poin. Gol cepat Alex Martins dan pertahanan solid membuat laga ini berjalan sesuai rencana tuan rumah, meski Arema sempat mengancam di babak kedua. Hasil ini memberi dorongan moral besar bagi Dewa United menuju laga berikutnya, sementara Arema harus segera bangkit agar tidak semakin terpuruk. Pertandingan ini sekali lagi menunjukkan bahwa di Super League, efisiensi dan konsistensi sering kali lebih menentukan daripada dominasi penguasaan bola. Penggemar kedua tim pasti puas dengan aksi-aksi menarik yang ditampilkan malam itu.

