alasan-portugal-lebih-baik-tidak-gunakan-ronaldo

Alasan Portugal Lebih Baik Tidak Gunakan Ronaldo

Alasan Portugal Lebih Baik Tidak Gunakan Ronaldo. Portugal baru saja lolos ke Piala Dunia 2026 dengan performa impresif di kualifikasi, termasuk kemenangan telak 9-1 atas Armenia pada November 2025. Namun, debat panas muncul ketika tim tampil luar biasa tanpa Cristiano Ronaldo yang absen karena kartu merah di laga sebelumnya. Pada usia 40 tahun, Ronaldo tetap menjadi top scorer tim di kualifikasi dengan lima gol, tapi banyak pengamat menilai Portugal lebih fluid dan produktif tanpa kehadirannya di starting lineup. Pertanyaan ini semakin relevan menjelang turnamen besar tahun depan, di mana generasi emas Portugal penuh talenta muda siap mengambil alih. Artikel ini membahas alasan mengapa tidak menggunakan Ronaldo sebagai starter bisa menjadi pilihan lebih baik bagi tim nasional. BERITA OLAHRAGA

Performa Tim Lebih Fluid Tanpa Ronaldo: Alasan Portugal Lebih Baik Tidak Gunakan Ronaldo

Portugal sering terlihat lebih dinamis saat tidak bergantung pada Ronaldo sebagai focal point serangan. Di laga melawan Armenia tanpa dirinya, tim mencetak sembilan gol dengan kontribusi merata: Bruno Fernandes dan Joao Neves masing-masing hat-trick, plus gol dari Goncalo Ramos, Renato Veiga, dan Francisco Conceicao. Ini bukan kejadian pertama; dalam beberapa pertandingan kompetitif terakhir tanpa Ronaldo, Portugal mencetak total 24 gol dalam enam laga absennya. Serangan menjadi lebih variatif, dengan pressing tinggi dan transisi cepat yang melibatkan pemain muda seperti Neves dan Conceicao. Saat Ronaldo bermain, permainan kadang terfokus pada umpan silang atau set-piece untuknya, yang mengurangi fluiditas keseluruhan. Generasi baru ini membawa energi dan kreativitas yang membuat tim lebih sulit diprediksi oleh lawan.

Kontribusi Ronaldo Menurun di Usia 40: Alasan Portugal Lebih Baik Tidak Gunakan Ronaldo

Meski Ronaldo masih produktif dengan 143 gol internasional, performanya di laga besar belakangan menunjukkan penurunan. Di kualifikasi Piala Dunia, ia sempat gagal penalti dan mendapat kartu merah pertama dalam karier internasionalnya melawan Irlandia, yang berujung kekalahan 0-2. Di usia 40 (akan 41 saat Piala Dunia), mobilitasnya berkurang, terutama dalam pressing dan pergerakan tanpa bola. Ia tetap berbahaya di kotak penalti dan menarik perhatian bek lawan, tapi ini kadang membuat rekan setim terlalu bergantung padanya. Pemain pengganti seperti Goncalo Ramos terbukti lebih efektif dalam pressing tinggi dan diagonal run, yang sesuai dengan gaya modern Roberto Martinez. Ronaldo lebih cocok sebagai impact sub untuk momen krusial, bukan starter penuh 90 menit.

Peluang Lebih Besar untuk Generasi Muda

Portugal saat ini punya skuad bertabur bintang muda yang siap memimpin. Joao Neves, Nuno Mendes, Francisco Conceicao, dan Goncalo Ramos menunjukkan potensi luar biasa, dengan hat-trick dan assist di laga tanpa Ronaldo. Memberi mereka menit bermain lebih banyak akan mempercepat transisi generasi, memastikan tim tetap kompetitif pasca-Ronaldo. Di Nations League 2025, Portugal juara meski Ronaldo berkontribusi, tapi kemenangan besar sering datang dari kerja kolektif. Bruno Fernandes sendiri mengakui bahwa jika tim terlihat lebih baik tanpa Ronaldo, itu kesalahan pemain lain yang terlalu khawatir alih-alih memanfaatkan kehadirannya. Namun, fakta lapangan menunjukkan talenta muda ini bisa membawa Portugal lebih jauh di turnamen knockout, di mana kecepatan dan stamina krusial.

Kesimpulan

Portugal mungkin lebih baik tidak menggunakan Ronaldo sebagai starter reguler, mengingat performa fluid tanpa dirinya, penurunan kontribusi di usia lanjut, dan peluang emas bagi generasi muda. Meski Ronaldo tetap ikon dengan pengalaman dan gol krusial, perannya sebagai super sub bisa lebih maksimal untuk tim. Di Piala Dunia 2026, fokus pada kolektivitas bisa membawa Portugal meraih trofi yang selama ini hilang, alih-alih bergantung pada satu individu. Transisi ini tak mudah, tapi bukti terkini menunjukkan potensi besar tanpa beban nama besar di lini depan. Masa depan Portugal cerah, asal berani melangkah maju.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *